Sinapsis.
Suatu saat Dayang Sumbi mencoba kepatuhan sangkuriang kepada ibunya. Ia menyuruh Sangguruhiang untuk berburu hewan langka. Ia mnginginkan ati Menjangan. Kemudian Sangguru Hyang pun pergi ke hutan untuk berburu.

Tanda KEHANCURAN BANGSA yang ke 6 IBU MENGHARAPKAN BALAS BUDI ANAKNYA

Dalam budaya Sunda balas budi kepada Ibu dinamakan ” …Mulangkeun cinyusu indung….”. Namun dalam konsep budaya Sunda hal itu dilakukan bukan untuk kepentingan sang ibu semata. Bahkan seorang Ibu tidak patut menuntut balas budi anaknya. Karena ia memelihara titipan Illahi pada dirinya. Ia hanya ingin dibalas oleh Illahi semata. Karena itulah Keinginan balas budi secara pribadi adalah termasut tanda-tanda kehancuran bangsa yang selanjutnya.

Orang tua hanya menginginkan anaknya mampu melaksanakan tugas untuk kepentingan bangsa, negara dan Agama. Ia tidak mengharapakan balas budi apapun dari anaknya. Karena mengurus dan mendidik anak adalah kewajiban hak dari Illahi. Saat anak mampu menjalankan tugas dari Illahi maka ia akan dibalas oleh Illahi tak perlu balasan dari anaknya.

Ada sebuah kenyataan. Yang tidak bisa dipungkiri..

ANAK YANG MENCINTAI BANGSA, NEGARA DAN AGAMANYA PASTI IA MENCINTAI KEDUA IBU BAPAKNYA. NAMUN ANAK YANG MENCINTAI IBU BAPAKNYA BELUM TENTU MENCINTAI BANGSA, NEGARA DAN AGAMANYA.

KareA itulah jika mendidik anak dengan baik seorang ibu tak usah khawatir anaknya akan melupakan kedua orang tua tersebut……..Sampai disni.

Di dalam catatan ini : Akulah Muty Sang Petualang (catatan), Kepik Itu Luthu (catatan), Doel Anak Sekolahan (catatan), Dania ‘Pedrosa’ Dewi (catatan), Rieke Diah Pitaloka (catatan), Neneng Fitri (catatan), Sang Pemberontak (catatan), Listina Juga BiSa (catatan), Dayang Melati (catatan), Abdie Emdikei Hanya Satu (catatan), Sih Budi Utami (catatan), Dewi Kristianti (catatan)