SAKALA

Saat ini dikenal oleh masyarakat Sunda dengan nama “Legenda” yang berarti cerita asal-usul suatu daerah. Yang penuh dengan mistis dan tahayul. Mistis dan tahayul ini sengaja dimasukan dalam budaya Sunda untuk menghilangkan makna (Ajen) yang terkandung didalamnya. Hingga cerita itu mirip bualan yang tak masuk aqal seperti Sakala “Sang Guru Hyang” menjadi Legenda “Sangkuriang”.

Keterbatasan rohangan tentu tidak akan cukup memberi contoh “Sakala” ini kita hanya akan meninjau sekilas saja mudah-mudahan bisa dimengerti. Dalam budaya Sunda “Kala” berarti waktu dan “Sa” adalah awalan yang artinya pada saat. “Sakala” secara bebas bisa diartikan “….Suatu saat kejadian atau gambaran yang terlukis dalam cerita tersebut, sewaktu-waktu akan menimpa kita…..”

Seperti dalam Sakala “Sang Guru Hyang”. artinya petunjuk kepada jiwa manusia akan hilang. Artinya petunjuk atau bimbingan jiwa kepada generasi bangsa akan hilang bila tanda-tanda seperti yang terkandung dalam Sasmitha/tersirat dalam sakala tersebut terjadi.

Jadi “…Sakala…” Ki Sunda adalah sebuah bentuk kekhawatiran leluhur agar anak cucunya hati-hati jangan sampai melakukan hal yang digambarkan dalam cerita tersebut. Bila hal yang digambarkan tersebut dilakukan maka bencanapun akan datang…….

Sampai disini dulu semoga nanti kita bisa mengambil makna dari salah satu sakala ki Sunda
Anaking masing eling prak geura nyanding…..pun.